Kamis, 26 April 2018

Registry Windows

A.    Sejarah Registry
Window registry suatu pusat database yang digunakan di windows 98,windows CE,windows NT,dan windows 2000 terdapat konfigurasi yang masing-masing user computer,meliputi hardware dan software. Secara singkat registry berisi setiap informasi tentang sistem operasi seperti user profile,aplikasi yang terinstall di computer,tepi dokumen dibuat,folder,icon dan port yang digunakan.
            Registry adalah suatu file data yang dipakai untuk membatu windows mengontrol perangkat keras,perangkat lunak,lingkungan pemakai,dan interface.
            Pada awalnya muncul windows yang memakai dua file system konfigurasi yaitu : confiq.sys dan autoexe.bat. dalam perkembangan ditambahi dua file yang berkemampuan yaitu : WIN.INI dan SYSTEM.INI . kedua file ini yang mengendalikan sistem operasi windows dan untuk mengendalikan destop dan aplikasi. Seluruh perubahab pada driver,font,setting,dan preferensi akan di simpan ke dalam file INI. Pointer ini yang kemudian akan diferensikan ke dalam kode aplikasi.
            File INI tambahkan (pengendali program aplikasi yang ditambahkan oleh programmer yang dibutuhkan tambahkan control untuk aplikasinya,Karena keterbatasan file WIN.INI dan SYSTEM.INI) sebagai contoh misalnya : program pengolahan kata WORD mempunyai file WORD.INI, yang penyimpanan pilihan,setting,defaults,dan beberapa informasi gawat sehingga WORD dapat berjalan dengan benar. Pointer yang dibutuhkan oleh WIN.INI adalah WORD.INI berikut part dan nama filenya.
            Dalam perkembangannya ditambah dengan suatu database ter-registry OLE (Obyect Liking dan Embedding) dan beberapa file INI lainnya. Pada akhirnya Registry dikembangkan sebagai file referensi untuk asosiasi file data ke aplikasi.


B.      Fungsi Registry
            Fungsi registry untuk mengatur bagaimana hardware dan software di dalam laptop/PC agar dapat difungsikan sebagaimana mestinya. Pada registry windows hanya bias melihat code-code atau menggunakan Bahasa computer dalam manfaatnya yaitu : untuk memudahkan sebuah sistem operasi bekerja dengan baik dan serta agar kita bias mengotrol operasi system dengan mudah.


C.      Struktur Registry & Fungsinya
            Struktur registry mirip dengan struktur direktori dalam sistem berkas. Selain itu,registry juga dapat diakses dengan menggunakan sintaksis yang sama dengan cara mengakses berkas,dengan menggunakan karakter garis miring terbalik (backslash) untuk menandakan tingkatan hierarkis.

            Setiap key dan subkey tersebut dapat memiliki nilai yang dapat ditentukan atau nilai default,yang disebut dengan Value. Akan tetapi,cara mengakses value tidaklah sama dengan cara mengakses berkas dalam sistem berkas,mengingat nama value dapat mengandung karakter backslash yang dapat menjadi ambigu ketika menggunakan car abaca seperti halnya mengakses sistem berkas.
            Registry windows terdiri atas beberapa anak pohon berikut,yang disusun secara hierarkis dengan My Computer sebagai root directory-nya. Registry terdiri dari beberapa bagian yang disebut key atau kunci. Terdapat enam macam key utama pada registry yaitu :


 1. HKEY_CLASSES_ROOT
Berfungsi menyimpan informasi tentang type dan class serta propertinya. Berisi semua tipe file         beserta assosiasinya yang masing-masing tipe file tersebut akan mempunyai subkey sendiri-               sendiri.

2. HKEY_CURRENT_USER
Berfungsi menyimpan informasi tentang type dan class serta propertinya. Berisi informasi                   tentang user yang sedang log in pada saat itu. Terdiri dari subkey, antara lain :
1. AppEvents, berisi setting untuk sound events.
2. Control Panel,berisi setting control panel
3. InstallLocation MRU,berisi path/lokasi master windows (waktu pertama kali menginstall Windows)
4. Network, berisi informasi yang berhubungan dengan Network atau jaringan.
5. Software, berisi tentang setting atau konfigurasi software untuk pemakai yang log on pada saat itu
6. RemoteAccess,berisi informasi tentang Dial Up Networking.

3. HKEY_LOCAL_MACHINE
Berfungsin menyimpann informasi konfigurasi dari mesin lokal. Berisi informasi tentang                     hardware dan setting software yang berlaku untuk semua user. Terdiri dari subkey,antara lain :
1. Enum,berisi informasi tentang hardware,misalnya tentang monitor
2. Hardware, berisi informasi tentang port serial.
3. Network,berisi informasi yang berhubungan dengan network untuk pemakai yang sedang aktif atau log on
4. Software,berisi informasi dan setting software.



4. HKEY_USERS
Berfungsi menyimpan informasi mengenai konfigurasi default pemakai. Berisi informasi tentang        desktop dan user setting untuk tiap user yang berhak log in ke computer tersebut. Tiap user mempunyai sebuah subkey. Jika hanya terdapat satu user maka subkey tersebut adalah “default”

5. HKEY_CURRENT_CONFIG
Berfungsi menyimpan informasi hardware yang tidak spesifik pemakai. Berisi informasi tentang konfigurasi hardware,berhubungan dengan HKEY_LOCAL_MACHINE. Sebelum menggunakan Registry,hal pertama yang dilakukan adalah membackup registry.




D.    Value Entry
Value Entry adalah nilai yang dimasukkan pada suatu key Registry Editor, yang berguna untuk mengatur konfigurasi dan behavior suatu aplikasi dan sistem operasi windows. Ada tiga jenis value yang digunakan untuk mengisi dan mengubah nilai key pada suatu Registry sistem operasi windows, di antaranya :
a)      DWORD value atau REG_DWORD.
Merupakan data dengan nilai 4 bytes. Pada sistem operasi windows yang biasanya terpakai adalah nilai 1 (setuju/benar) dan 0 (tidak setuju/salah) saja.
b)      String value atau REG_SZ
Merupakan jenis karakter string biasa,dapat dalam bentuk alphabet,angka,ataupun campuran keduanya.
c)      BINARY value atau REG_BINARY
Merupakan bilangan 0 dan 1. Pada Registry,value binary digunakan untuk menyimpan konfigurasi seperti hardware yang terinstall pada komputer. Anda juga dapat melihat REG_BINARY ini dalam bentuk hexadecimal.


E.     Cara Mengatur Registry
1.      Cara mensetting Registry
a.       Untuk memanggil Regedit,caranya klik menu start,lalu aktifkan Run dan ketikkan Regedit pada isian Open,Klik OK
b.      Ketik Regedit tekan enter dan menampilkan registry. Nah, itulah yang akan kita lihat.
c.       Didalam registry editor,pilih menu file dan gt:Export
d.      Setelah export registry file muncul,masukkan nama record ke bagian file name.
e.       Tekan tombol save.

2.      Cara melindungi Registry
Registry merupakan jantung dari windows. Segala dalam pengaturan operasi sistem tersimpan disini, apabila yang terjadi pada registry sampai diakses orang lain,sangat pentingnya registry.car untuk melindunginya, antara lain :
a)      Jalankan registry editor melalui start>run dan ketik regedit lalu ok. Kemudian masuk ke dalam key HIKEY_USERS \.DEFAULT \software \Microsoft \windowsCurrentVersion \policies\system</b>.
b)      Disable Registry Tool dan isikan datanya dengan 0
c)      Lakukan backup registry pada key,yaitu dengan mengklik registry > export registry file dan berikan namanya,misalnya open.
d)     Kemudian kembalikan ke data DWORD tersebut,dan gantikan nilainya dengan 1.
e)      Ulangi langkah 3 dengan member nama yang berbeda,misalnya close.
f)       Sekarang keluar dari registry editor dan cobalah menjalankan kembali. Windows akan mengeluarkan pesan yang menyatakan bahwa anda tidak dapat mengedit registry.
Dengan cara diatas, dapat menjaga komputer lebih aman dari tangan jail orang

3.      Contoh Setting Registry
a)      Mengambil Folder Document yang hilang di My Computer
1.      Ketik HKEY_LOCAL_MACHINE/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/DocFolderPaths”
Pilih menu Edit &gt: New &gt; String Value dan beri nama sesuai dengan username yang digunakan di windows (contohnya : Chippers) klik ganda pada worth tersebut dan masukkan terakhir tempat dimana Documents anda berada  (contohnya : D:Documents)

2.      Efek yang terjadi :
Data yang hilang atau terhiden maka akan muncul lagi ke dalam layar berbentuk folder.
b)      Mempercepat computer
a.       Masuk melalui start-run ketik regedit
b.      Klik tanda (+) HKEY_CURRENT_USER
c.       Menuju control panel
d.      Klik desktop temukan MenuShowDelay
e.       Double klik MenuShowDelay ubah value data  menjadi  nol
f.       Cara kedua masih desktop
g.      Tepat dibawah desktop  klik WindowMatrics
h.      Double klik  MinAnimate
i.        Ganti value data menjadi nol

Jumat, 06 April 2018

Cara Kerja Keyboard

Sebuah keyboard seperti miniatur komputer. Keyboard mempunyai prosesor sendiri dan rangkaian sirkuit yang membawa informasi menuju dan dari prosesor tersebut. Bagian terbesar dari rangkaian keyboard berupa “key matrix”.
Key matrix” adalah sebuah kisi rangkaian dibawah tombol-tombol keyboard. Di dalam keyboard, tiap rangkaiannya terputus (seperti saklar) pada titik dibawah tiap tombol. Ketika kita menekan sebuah tombol, tombol tersebut menekan sebuah saklar, menjadikan rangkaian tersambung dan mengalirkan arus listrik melaluinya. Jika kita menekan lama pada tombol, prosesor mengenalinya sama dengan menekan tombol tersebut berulang-ulang.
Ketika prosesor menemukan rangkaian tertutup (tersambung karena adanya penekanan tombol), maka prosesor akan membandingkan lokasi yang rangkaian tertutup tersebut dengan peta karakter yang tersimpan dalam ROM (read only memory) keyboard.
Peta karakter pada dasarnya adalah tabel daftar karakter yaitu daftar posisi tiap-tiap tombol atau kombinasi tombol beserta karakter yang direpresentasikannya.
Sebagai contoh, peta karakter memberitahu prosesor bahwa menekan tombol “a” sendirian menghasilkan huruf kecil “a”, tetapi tombol Shift bersama tombol “a” bersama-sama akan menghasilkan huruf kapital.