A.
Sejarah
Registry
Window registry
suatu pusat database yang digunakan di windows 98,windows CE,windows NT,dan
windows 2000 terdapat konfigurasi yang masing-masing user computer,meliputi
hardware dan software. Secara singkat registry berisi setiap informasi tentang
sistem operasi seperti user profile,aplikasi yang terinstall di computer,tepi
dokumen dibuat,folder,icon dan port yang digunakan.
Registry adalah suatu file data yang
dipakai untuk membatu windows mengontrol perangkat keras,perangkat lunak,lingkungan
pemakai,dan interface.
Pada awalnya muncul windows yang
memakai dua file system konfigurasi yaitu : confiq.sys dan autoexe.bat. dalam
perkembangan ditambahi dua file yang berkemampuan yaitu : WIN.INI dan
SYSTEM.INI . kedua file ini yang mengendalikan sistem operasi windows dan untuk
mengendalikan destop dan aplikasi. Seluruh perubahab pada
driver,font,setting,dan preferensi akan di simpan ke dalam file INI. Pointer
ini yang kemudian akan diferensikan ke dalam kode aplikasi.
File INI tambahkan (pengendali
program aplikasi yang ditambahkan oleh programmer yang dibutuhkan tambahkan
control untuk aplikasinya,Karena keterbatasan file WIN.INI dan SYSTEM.INI)
sebagai contoh misalnya : program pengolahan kata WORD mempunyai file WORD.INI,
yang penyimpanan pilihan,setting,defaults,dan beberapa informasi gawat sehingga
WORD dapat berjalan dengan benar. Pointer yang dibutuhkan oleh WIN.INI adalah
WORD.INI berikut part dan nama filenya.
Dalam perkembangannya ditambah
dengan suatu database ter-registry OLE (Obyect Liking dan Embedding) dan
beberapa file INI lainnya. Pada akhirnya Registry dikembangkan sebagai file
referensi untuk asosiasi file data ke aplikasi.
B.
Fungsi Registry
Fungsi registry untuk mengatur
bagaimana hardware dan software di dalam laptop/PC agar dapat difungsikan
sebagaimana mestinya. Pada registry windows hanya bias melihat code-code atau
menggunakan Bahasa computer dalam manfaatnya yaitu : untuk memudahkan sebuah
sistem operasi bekerja dengan baik dan serta agar kita bias mengotrol operasi system
dengan mudah.
C.
Struktur Registry & Fungsinya
Struktur registry mirip dengan
struktur direktori dalam sistem berkas. Selain itu,registry juga dapat diakses
dengan menggunakan sintaksis yang sama dengan cara mengakses berkas,dengan
menggunakan karakter garis miring terbalik (backslash) untuk menandakan
tingkatan hierarkis.
Setiap key dan subkey tersebut dapat
memiliki nilai yang dapat ditentukan atau nilai default,yang disebut dengan
Value. Akan tetapi,cara mengakses value tidaklah sama dengan cara mengakses
berkas dalam sistem berkas,mengingat nama value dapat mengandung karakter backslash
yang dapat menjadi ambigu ketika menggunakan car abaca seperti halnya mengakses
sistem berkas.
Registry windows terdiri atas
beberapa anak pohon berikut,yang disusun secara hierarkis dengan My Computer
sebagai root directory-nya. Registry terdiri dari beberapa bagian yang disebut
key atau kunci. Terdapat enam macam key utama pada registry yaitu :
1. HKEY_CLASSES_ROOT
Berfungsi menyimpan informasi tentang type dan class serta propertinya. Berisi semua tipe file beserta assosiasinya yang masing-masing tipe file tersebut akan mempunyai subkey sendiri- sendiri.
2. HKEY_CURRENT_USER
Berfungsi menyimpan informasi tentang type dan class serta propertinya. Berisi informasi tentang user yang sedang log in pada saat itu. Terdiri dari subkey, antara lain :
1. AppEvents, berisi setting untuk sound events.
2. Control Panel,berisi setting control panel
3. InstallLocation MRU,berisi path/lokasi master windows (waktu pertama kali menginstall Windows)
4. Network, berisi informasi yang berhubungan dengan Network atau jaringan.
5. Software, berisi tentang setting atau konfigurasi software untuk pemakai yang log on pada saat itu
6. RemoteAccess,berisi informasi tentang Dial Up Networking.
3. HKEY_LOCAL_MACHINE
Berfungsin menyimpann informasi konfigurasi dari mesin lokal. Berisi informasi tentang hardware dan setting software yang berlaku untuk semua user. Terdiri dari subkey,antara lain :
1. Enum,berisi informasi tentang hardware,misalnya tentang monitor
2. Hardware, berisi informasi tentang port serial.
3. Network,berisi informasi yang berhubungan dengan network untuk pemakai yang sedang aktif atau log on
4. Software,berisi informasi dan setting software.
4. HKEY_USERS
Berfungsi menyimpan informasi mengenai konfigurasi default pemakai. Berisi informasi tentang desktop dan user setting untuk tiap user yang berhak log in ke computer tersebut. Tiap user mempunyai sebuah subkey. Jika hanya terdapat satu user maka subkey tersebut adalah “default”
5. HKEY_CURRENT_CONFIG
Berfungsi menyimpan informasi hardware yang tidak spesifik pemakai. Berisi informasi tentang konfigurasi hardware,berhubungan dengan HKEY_LOCAL_MACHINE. Sebelum menggunakan Registry,hal pertama yang dilakukan adalah membackup registry.
D.
Value
Entry
Value Entry adalah nilai
yang dimasukkan pada suatu key Registry
Editor, yang berguna untuk mengatur konfigurasi dan behavior suatu aplikasi
dan sistem operasi windows. Ada tiga jenis value yang digunakan untuk mengisi
dan mengubah nilai key pada suatu Registry
sistem operasi windows, di antaranya :
a)
DWORD value atau REG_DWORD.
Merupakan data dengan nilai 4 bytes.
Pada sistem operasi windows yang biasanya terpakai adalah nilai 1
(setuju/benar) dan 0 (tidak setuju/salah) saja.
b)
String value atau REG_SZ
Merupakan jenis karakter string
biasa,dapat dalam bentuk alphabet,angka,ataupun campuran keduanya.
c)
BINARY value atau REG_BINARY
Merupakan bilangan 0 dan 1. Pada Registry,value binary digunakan untuk
menyimpan konfigurasi seperti hardware yang terinstall pada komputer. Anda juga
dapat melihat REG_BINARY ini dalam
bentuk hexadecimal.
E.
Cara
Mengatur Registry
1.
Cara
mensetting Registry
a.
Untuk
memanggil Regedit,caranya klik menu start,lalu aktifkan Run dan ketikkan
Regedit pada isian Open,Klik OK
b.
Ketik
Regedit tekan enter dan menampilkan registry. Nah, itulah yang akan kita lihat.
c.
Didalam
registry editor,pilih menu file dan gt:Export
d.
Setelah
export registry file muncul,masukkan nama record ke bagian file name.
e.
Tekan
tombol save.
2.
Cara
melindungi Registry
Registry merupakan jantung dari windows.
Segala dalam pengaturan operasi sistem tersimpan disini, apabila yang terjadi
pada registry sampai diakses orang lain,sangat pentingnya registry.car untuk
melindunginya, antara lain :
a)
Jalankan
registry editor melalui start>run dan ketik regedit lalu ok. Kemudian masuk
ke dalam key HIKEY_USERS \.DEFAULT \software \Microsoft \windowsCurrentVersion
\policies\system</b>.
b)
Disable
Registry Tool dan isikan datanya dengan 0
c)
Lakukan
backup registry pada key,yaitu dengan mengklik registry > export registry
file dan berikan namanya,misalnya open.
d)
Kemudian
kembalikan ke data DWORD tersebut,dan gantikan nilainya dengan 1.
e)
Ulangi
langkah 3 dengan member nama yang berbeda,misalnya close.
f)
Sekarang
keluar dari registry editor dan cobalah menjalankan kembali. Windows akan
mengeluarkan pesan yang menyatakan bahwa anda tidak dapat mengedit registry.
Dengan cara
diatas, dapat menjaga komputer lebih aman dari tangan jail orang
3.
Contoh
Setting Registry
a)
Mengambil
Folder Document yang hilang di My Computer
1.
Ketik
HKEY_LOCAL_MACHINE/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/DocFolderPaths”
Pilih menu Edit >: New >
String Value dan beri nama sesuai dengan username yang digunakan di windows
(contohnya : Chippers) klik ganda pada worth tersebut dan masukkan terakhir
tempat dimana Documents anda berada
(contohnya : D:Documents)
2.
Efek
yang terjadi :
Data yang hilang atau terhiden maka akan
muncul lagi ke dalam layar berbentuk folder.
b)
Mempercepat
computer
a.
Masuk
melalui start-run ketik regedit
b.
Klik
tanda (+) HKEY_CURRENT_USER
c.
Menuju
control panel
d.
Klik
desktop temukan MenuShowDelay
e.
Double
klik MenuShowDelay ubah value data menjadi nol
f.
Cara
kedua masih desktop
g.
Tepat
dibawah desktop klik WindowMatrics
h.
Double
klik MinAnimate
i.
Ganti
value data menjadi nol
0 komentar:
Posting Komentar